Seluruh Rumah Ini Dibangun oleh Robot Dan Tak Ada Campur Tangan Manusia

News Flash - Mendirikan sebuah bangunan atau rumah ternyata kegiatan yang paling tidak efisien bagi manusia. Menurut data PBB, sektor konstruksi bertanggung jawab atas hampir 40 persen dari total konsumsi energi dan emisi CO2 dunia.
Untuk itu, sebuah konsorsium peneliti Swiss memiliki solusi mengatasi masalah tersebut dengan cara memanfaatkan robot dalam membangun rumah. Tidak main-main, melansir Quartz, Senin (17/9), bukti konsep pembuatan rumah oleh robot sudah tersedia di Zurich dengan nama Rumah DFAB.
Dikembangkan oleh tim ahli di Universitas ETH Zurich dan 30 mitra industri, rumah tingkat tiga itu murni dibangun oleh robot. Rumah DFAB dirancang menggunakan koreografi metode fabrikasi digital.
Rumah DFAB sendiri memiliki langit-langit dengan bentuk 3D, balok kayu yang dirangkai oleh robot, dan perangkat rumah cerdas. Rumah canggih tersebut telah dikembangkan oleh peneliti selama 4 tahun.
Menurut Matthias Kohler, anggota tim peneliti DFAB mengatakan, pembangunan rumah DFAB merupakan sebuah inovasi baru.
"Ini adalah cara baru dalam melihat arsitektur," ungkap Kohler.
Kendati begitu, walau menggunakan teknologi canggih dalam membangun rumah, Kohler menyatakan kecepatan bukanlah tujuan utamanya.
"Tentu saja kami tertarik untuk mendapatkan terobosan dalam kecepatan dan ekonomi, tapi yang kami utamakan adalah kualitas, Anda dapat melakukan banyak hal dengan sangat cepat, tetapi itu tidak berarti bahwa hal itu benar-benar tahan lama," jelas Kohler.
Penggunaan robot tentu menjadi kekhawatiran sendiri bagi banyak pihak. Hal tersebut bisa menjauhkan manusia dari pekerjaannya. Tapi Kohler mengatakan, sistem robot justru akan membuat manusia lebih kreatif.
"Seperti seorang memiliki iPhone di sakunya, saya pikir mesin di masa depan tidak akan jauh terpisah dari manusia," kata Kohler.

Sumber : Akurat.co

Komentar

Postingan Populer